Virtues Blog Post

Jawaban yang Disenangi Recruiter

Di masa seperti ini memang mencari kerja sepertinya terlihat lebih sulit, tetapi jangan salah, ternyata sekarang banyak perusahaan yang sudah membuka rekrutmen kembali meskipun jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya. Namun, jika dipikirkan baik-baik, di masa seperti ini kamu bisa lebih banyak menggali dan mengetahui kekuatan kamu lebih dalam. Tools yang mungkin bisa digunakan seperti Virtues Profiling Assessment yang dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam diri seseorang, kamu bisa mencobanya di website www.virtues.id dan mengisi tesnya.

Ketika kamu mencoba mendaftar di perusahaan tertentu dan dipanggil untuk melakukan interview, itu berarti kamu telah memenuhi syarat dan keterampilan yang akan kamu lakukan di posisi tersebut. Namun, hal yang terpenting itu adalah mempertahankan pola pikir kamu agar tetap positif dan konsisten ketika melakukan interview kerja. Hari ini aku akan berikan hal-hal apa saja yang harus dijawab ketika ditanyakan oleh interviewer. Check it out!

1. Cerita tentang Dirimu

Banyak banget nih interviewer yang menanyakan hal ini kepada kandidat dan banyak juga kandidat yang bingung menjawabnya karena pertanyaan ini seperti menjebak diri sendiri ya. Ketika kamu menceritakan tentang dirimu, kamu harus fokus pada “kenapa” dapat memasuki ruang interview dan menceritakan mengenai latar belakang karir dan langkah apa yang akan kamu lakukan ke depannya.

Selain itu, cobalah bicarakan mengenai arah karir kamu dan bidang apa saja yang kamu sukai. Selain itu, bawa tujuan karir kamu ke misi perusahaan tempat kamu melamar. Rekruter menginginkan kandidat yang mereka yakini akan berkomitmen dan konsisten dalam jangka panjang. Dengan ini juga, kamu akan menanamkan keyakinan kepada interviewer bahwa kamu akan menjadi karyawan yang dapat diandalkan.

2. Kekurangan

Ini merupakan kesempatan kamu untuk berbicara jujur dan menunjukan mengenai kepribadian dan performa kerja kamu. Cobalah untuk membicarakan kekurangan kamu yang dapat berdampak positif terhadap pekerjaan kamu dan perusahaan.

“Saya seseorang yang kurang sabaran, terlebih dalam hal pekerjaan. Saya ingin menyelesaikan pekerjaan dalam waktu cepat.”
“Saya paling baik dalam hal-hal kecil, tetapi membutuhkan bantuan untuk berkolaborasi dengan orang lain untuk melihat gambaran besarnya.”
“Saya bekerja paling baik sendiri dan saya lebih kuat dalam mencapai tujuan tanpa bimbingan yang berlebihan.”
“Saya bekerja lebih baik dalam lingkungan tim atau kelompok dan membutuhkan kolaborasi orang lain untuk melaksanakan visi.”

Dalam hal ini, kamu ingin menekankan sesuatu yang bukan merupakan kelemahan atau kelemahan karakter utama. Kamu juga tidak ingin jawaban kamu terbaca seolah-olah kamu sedang menghindari pertanyaan atau tidak mau mengakui bahwa kamu memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang.

3. Apakah Kamu Terbaik untuk Posisi ini?

Jika kamu ditanyakan hal seperti ini, coba kamu berbicara “inilah yang yang kamu tidak temukan tentang saya di CV…” Dari situ, kamu dapat ceritakan mengenai soft-skill yang penting untuk pekerjaan itu. Ada beberapa kalimat yang mungkin bisa kamu bicarakan depan interviewer.

“Kekuatan saya ketika menangani klien yang sedang mengalami masalah.”
“Saya pandai dalam mengatasi masalah dengan tenang.”

Pertanyaan ini merupakan kesempatan untuk kamu menunjukan bahwa kamu melakukan hal yang terbaik ketika sedang bekerja. Kebanyakan orang juga akan mencoba menunjukan tanggungjawabnya terhadap pekerjaan. Selain itu, tunjukan bahwa kamu dapat menyelesaikan masalah dan beradaptasi dengan work culture di dalam suatu perusahaan, karena itu merupakan hal yang terpenting.

4. Dalam Lima Tahun Kedepan

Ketika kamu ditanyakan mengenai apa yang kamu lakukan dalam waktu 5 tahun ke depan, lebih baik kamu membicarakan tentang dirimu, bukan pekerjaan kamu. Ini adalah pembukaan untuk menunjukan bahwa kamu memiliki kepercayaan diri dan dorongan untuk membangun karirmu. Selain itu, menunjukan juga konsistensi dalam tujuan kamu dan berkomitmen pada karir kamu. Mungkin kata-kata berikut dapat membantu kamu ketika sedang melakukan interview.

“Keinginan untuk bertumbuh dengan perusahaan ini.”
“Keinginan untuk ditantang di dalam perusahaan ini.”
“Selaras dengan keinginamu dan kebutuhan perusahaan.”

Jawaban yang bagus akan membuka peluang untuk tumbuh di dalam perusahaan dengan tujuan jangka panjang kamu untuk karirmu, dan menunjukan bahwa kamu akan berterima kasih atas kesempatan untuk membantu orang lain tumbuh dan berkontribusi pada tujuan bersama perusahaan.

5. Pertanyaan

Interviewer menanyakan hal ini kenapa kamu? Jawab saja “Ya, ada pertanyaan”.

Jika kamu berbicara seperti inim kamu ingin memastikan bahwa Anda sudah menyiapkan beberapa pertanyaan. Dengan menanyakan hal-hal simple itu menandakan bahwa kamu siap dan antusias dalam melakukan interview. Ini juga mungkin merupakan kesempatan terakhir kamu untuk mengumpulkan informasi yang mungkin penting jika kamu diberi tawaran


“Seperti apa idealnya kesuksesan dari saya, jika saya berada dalam posisi ini?”
“Seperti apa kebiasaan yang dilakukan di posisi ini?”

Mungkin di setiap interview akan mengalami perbedaan dan mungkin kamu tidak akan dihadapi pertanyaan ini. Namun, kemungkinan interviewer akan menanyakan pertanyaan ini dan pastikan kamu sudah memiliki jawaban dari pertanyaan di atas yang akan membantu kamu untuk mengedepankan yang terbaik dari dirimu.

Cobalah untuk mengingat bahwa, pada dasarnya, interview hanyalah percakapan. Tetap percaya diri dan jangan lupa bahwa ini adalah jalan dua arah. Semangat!



Written by Rumaisha Medina
Picture from Google

Related Articles