Seringkah mendengar ungkapan “Aku gak cocok bekerja di sini, Aku tuh merasa lebih cocok di bidang itu”?. Atau ungkapan seperti “Capek banget kerjanya gini-gini aja, mati gaya nih!”. Pertanyan atau pernyataan tadi seringkali diucapkan oleh seseorang yang belum mengetahui potensi yang ada di dalam dirinya.  Dan untuk menjawab atau mengatasi masalah tersebut perlu mendatangi konsultan atau layanan konseling, khususnya konseling karir.

Definisi konseling karir adalah sebuah wawancara yang dilakukan oleh konselor dengan klien yang fokus bahasan bertitik di permasalahan karir. Seperti tentang potensi yang dimiliki klien, kemungkinan pekerjan yang cocok dan solusi yang tepat untuk memperbaiki kelemahan di dalam diri. Kegiatan yang didapat dalam proses konseling antara lain: pelatihan, motivasi, pemberian nasehat atau terapi jika dibutuhkan.

Berikut ini kami akan membahas tentang manfaat yang akan diperoleh jika berkonsultasi dengan konselor mengenai karir dan cara mengembangkan potensi diri.

Membantu mengenali tipe kepribadian klien

Seorang konselor sebelum memberikan sesi konseling kepada klien, pertama-tama akan melakukan psikotes berupa tes kepribadian. Langkah ini perlu dilakukan agar klien dapat mengetahui tipe kepribadiannya secara pasti.

Membantu klien menemukan kelemahan dan potensi

Selain  tes kepribadian, seorang konselor juga akan memberikan Tes Potensi Karir. Dari tes ini akan diketahui kelemahan dan potensi di dalam diri klien. Konselor akan menyarankan beberapa poin untuk mengubah atau memaksimalkan kelemahan menjadi sebuah faktor X yang dapat membantu mengembangkan karir. Selain itu, klien juga akan dapat mengetahui minat dan ketrampilan terpendam yang dimiliki.

Memperluas wawasan

Konselor akan memberikan pilihan beragam tentang berbagai jenis pekerjaan yang cocok dengan minat dan ketrampilan atau potensi yang dimiliki klien.  Konselor juga akan memfasilitasi dalam pemilihan pekerjaan tersebut. Hal ini akan membantu klien menemukan peluang baru yang sesuai dengan minat dan keahliannya.

Konselor juga akan melakukan pendekatan yang obyektif dan sistematis dalam memberikan informasi atau pengetahuan tentang pelatihan/kursus yang dapat diambil oleh klien. Informasi ini diberikan agar klien dapat mengembangkan potensinya.

Konselor juga akan memberikan informasi tentang gaji, dan deskripsi pekerjaan serta berbagai hal yang sifatnya profesional di berbagai bidang pekerjaan. Sehingga ini akan membantu klien menemukan pekerjaan yang cocok.

Mengetahui peluang kerja di berbagai industri

Seorang konselor akan membantu menemukan peluang pekerjaan yangs sesuai dengan kepribadian, minat dan keterampilan yang dimiliki oleh klien. Umumnya seorang konselor akan mengarahkan pekerjaan yang cocok kepada klien dengan memberikan pertimbangan yang terbaik.

Konseling karir merupakan salah satu langkah klien untuk mengeluarkan potensi yang dimiliki sehingga dapat mencapai tujuan karir sesuai yang diidamkan. Konseling karir juga akan membantu klien menemukan pekerjaan yang selaras dengan jurusan sehingga dapat mengurangi ketidakcocokan pekerjaan.

Membantu perusahaan menemukan karyawan yang cocok

Konseling  karir selain dibutuhkan oleh para pencari kerja, ternyata juga dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Umumnya perusahaan yang mendatangi konsultan akan meminta konselor untuk membantunya menemukan kandidat karyawan. Perusahan akan mencari kandidat karyawan yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan. Sebuah konseling karir akan menawarkan jasa psikotes saat proses rekrutmen untuk menemukan karyawan yang cocok. Selain itu konseling karir juga akan mengdidentifikasi, memecahkan dan mencegah masalah seputar Human Resource, kinerja tim, dan budaya kerja yang produktif.

Itulah beberapa manfaat layanan konseling karir yang telah di ulas,semoga membuka wawasan anda terkait layanan konseling. Sehingga anda tidak takut lagi menggunakan jasa konseling karir untuk mendapatkan karir cemerlang di masa depan.

Photo: google.com